Perempuan yang pernah kupacari sepuluh tahun lalu, kini duduk di hadapanku di sebuah kafe di suatu senja. Rasanya berabad-abad kami tidak pernah bertemu. Dia telah bersuami dan aku beristri. Terlalu banyak cerita yang hendak kubagi, barangkali juga ia. Hingga senja melindap, kami hanya berbagi senyum dan saling tatap. Ketika suami dan anaknya menyeberang jalan menuju kafe, ia pamit. Dari balik kaca, kupandangi mereka bertiga yang tampak bahagia. []
Tidak ada komentar:
Posting Komentar